Kopi & Resep Kopi

Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Kopi Kona : Kopi Premium Asal Hawaii



Kopi Kona adalah jenis kopi yang ditanam di wilayah Kona, Big Island, Hawaii. Kopi ini dilindungi oleh hukum untuk memastikan hanya kopi yang ditanam di daerah tertentu dapat dijual sebagai "kopi Kona," dan kopi ini adalah jenis kopi gourmet yang sangat mahal dan berharga sangat tinggi di pasar internasional. Kopi ini dikenal karena memiliki kualitas tinggi yang konsisten. Adanya pengendalian kualitas yang ketat yang diberlakukan di Hawaii bisa memastikan bahwa hanya kopi terbaik yang dijual di bawah label “Kona”.

Kopi ini ditanam di lereng Mauna Loa dan Mount Hualali, Big Island. Tanaman ini dikelola secara intensif, dengan banyak perkebunan yang memanen biji kopi menggunakan tangan di beberapa siklus panen untuk mendapatkan buah saat berada di tingkat kematangan optimal. Petani dapat memilih untuk memproses sendiri buah kopi mereka, atau mereka dapat bekerja sama dengan petani lain di fasilitas pengolahan yang lebih besar yang akan menangani proses pengeringan dan penyangraian biji.

Kopi Kona Tipe I merupakan buah dengan dua biji, dan dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan kualitasnya. Kopi Kona Tipe II adalah buah dengan satu biji, dikenal sebagai peaberry. Produk ini juga dibagi menjadi beberapa kelas, berdasarkan kualitas. Kelas yang lebih rendah, Tipe III, tidak dapat dijual di bawah label Kona.

Karena kopi Kona bisa sangat mahal, tak jarang ada beberapa perusahaan yang menjual campuran Kona. Campuran ini dibuat dengan persentase kopi Kona yang kecil, dan biji kopi lebih murah berada dalam persentase yang lebih besar. Bahkan ada campuran yang hanya 10%-nya merupakan kopi Kona. Kualitas kopi campuran tersebut dapat bervariasi tergantung pada jumlah biji Kona yang dan biji yang lebih murah yang digunakan untuk mengisi campuran.

Kopi telah tumbuh di Hawaii sejak tahun 1830-an. Iklim Kona cocok untuk kopi, dan kopi dari daerah ini berkualitas tinggi dalam sejarah panjangnya. Beberapa asosiasi berdiri untuk melindungi kopi Kona, meningkatkan produksi kopi di Hawaii, dan mengatur kualitas untuk memastikan bahwa nama Kona terus dikaitkan dengan kualitas kopi. Organisasi-organisasi ini telah merancang sejumlah logo yang bisa digunakan oleh konsumen untuk mengidentifikasi mana kopi Kona yang asli.
[Read More...]


Jamaican Blue Mountain Coffee : Kopi Premium Asal Jamaika



Jamaican Blue Mountain adalah varietas kopi yang dibudidayakan di Jamaica's Blue Mountains. Meskipun berasal dari tanaman kopi biasa, kopi ini jauh dari biasa, dan sangat mahal, yang termasuk kopi premium dengan harga tertinggi di dunia. Jepang mengimpor sebagian besar Jamaican Blue Mountain yang diproduksi setiap tahun, meskipun kopi ini dapat pula ditemukan di kedai kopi eksklusif di daerah lain di dunia.

Kopi ini mengambil nama lereng gunung yang menjadi mahkota Jamaika. Kondisi Jamaika cocok untuk menanam kopi, karena pulau ini memiliki iklim dan tanah yang kaya nutrisi. Kondisi ini dapat menghasilkan biji unggul bila tanaman kopi dikelola dengan baik, sebagaimana telah dikenal selama berabad-abad, sejak kopi pertama kali diperkenalkan ke Jamaika. Seiring waktu, kopi dari daerah Blue Mountain menjadi sangat terkenal, dan saat ini dilindungi dengan sertifikasi, yang berarti kopi yang diproduksi di Blue Mountain dan disertifikasi oleh Coffee Board of Jamaica adalah satu-satunya kopi yang dapat dilabeli sebagai "Jamaican Blue Mountain Coffee."

Kopi ini memiliki beberapa fitur yang spesial. Yang pertama adalah rasanya tidak pahit, dan yang kedua adalah tekstur yang ringan, sangat kompleks, rasa hampir seperti krim. Pencicip kopi sering mendeteksi kehadiran aroma bunga di Jamaica Blue Mountain, bersama dengan rasa yang hampir seperti cokelat. Fans bersedia membayar harga tinggi untuk kopi ini, yang lezat sebagai kopi hitam atau dengan tambahan creamer. Kopi ini layak dicoba jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Jelas, Jamaika memiliki kepentingan dalam melindungi integritas kopi Jamaican Blue Mountain. Coffee Board dengan hati-hati memeriksa tanaman, menggunakan ukuran biji dan karakteristik lain untuk menentukan apakah ya atau tidak kopi tersebut lolos sertifikasi, dan digolongkan pada kelas apa. Setelah bersertifikat, kopi dapat di-roasting atau dikirim dalam bentuk hijau roasting off-site. Sebagai aturan umum, Grade One Jamaican Blue Mountain adalah kopi terbaik.

Untuk dapat diklasifikasikan sebagai Jamaican Blue Mountain, kopi harus ditanam antara 2.000 dan 5.000 kaki (609 dan 1.524 meter) di daerah-daerah Saint Andrew, Saint Mary, Saint Thomas, atau Portland. Kopi yang ditanam di bawah ketinggian ini dikenal sebagai kopi Low Mountain atau Jamaican High Mountain, tergantung pada ketinggian, dan tidak ada kopi yang ditanam lebih tinggi, karena daerah puncak Blue Moutain adalah sebuah cagar alam.
[Read More...]


Kopi Kolombia : Kopi Nikmat yang Dicintai Dunia



Kopi Kolombia adalah kopi yang terbuat dari biji kopi yang ditanam di negara Kolombia, di Amerika Selatan. Kolombia adalah eksportir utama kopi sejak tanaman itu diperkenalkan pada abad ke-19. Kopi ini dikenal karena memiliki ciri khas ringan, dengan kenikmatan yang dicintai di seluruh dunia.

Kebanyakan sejarawan setuju bahwa tanaman yang menghasilkan biji kopi ini, Coffea arabica, awalnya ditemukan di Yaman, Semenanjung Arab. Diyakini bahwa di abad ke-15 biji kopi pertama kali digunakan untuk membuat minuman berkafein yang kita kenal pada hari ini. Sejak saat itu, kopi telah menjadi minuman yang sangat populer dan diekspor ke seluruh dunia. Selanjutnya, tanaman kopi tidak hanya tumbuh di Semenanjung Arab. Sekarang, kopi ditanam di negara-negara di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.

Rasa akhir kopi berkaitan erat dengan tipe roasting yang dijalani biji kopi. Biji kopi, yang berwarna hijau ketika dipetik, harus di-roasting sebelum mereka dapat digunakan untuk membuat minuman kopi. Banyak perusahaan kopi bergantung pada biji kopi Kolombia untuk lini produk mereka. Beberapa importir utama kopi Kolombia adalah Jerman, Swiss, Belanda, Jepang, dan Amerika Serikat.

Untuk mengidentifikasi kopi yang dibuat dari 100% biji kopi Kolombia, Anda dapat mencari logo klasik Juan Valdez. Juan Valdez adalah karakter fiksi yang diciptakan sebagai logo kopi Kolombia. Dia digambarkan menunggangi keledainya, Conchita, dengan pegunungan Kolombia sebagai latar belakang. Logo biasanya berwarna coklat dan putih dengan kata-kata Cafe de Colombia bawahnya. Logo ini dirancang pada tahun 1959 dan telah digunakan dalam promosi pemasaran sejak awal tahun 1980-an.

Hanya produk yang memiliki logo Juan Valdez yang telah disetujui oleh Federation of Coffee Growers of Colombia. Organisasi ini, yang memiliki kantor pusat di Medellin, mengatur pasar kopi di seluruh negeri. Organisasi ini adalah bisnis nirlaba dan mewakili lebih dari setengah juta produsen kopi Kolombia.

 Banyak orang yang menanam kopi Kolombia bekerja pada perkebunan kecil milik keluarga.
[Read More...]


Kopi Jamaika : Kopi dengan Prestise Tinggi



Kopi Jamaika bisa merujuk pada beberapa jenis kopi dengan prestise tinggi yang ditanam di Jamaika. Umumnya, ketika kopi dari Jamaika dibahas, yang dimaksud adalah Jamaican Blue Mountain Coffee, yang merupakan salah satu kopi yang paling dicari (dan paling mahal) di dunia. Ada juga jenis kopi Jamaika lainnya yang menyenangkan saat dinikmati, dan tentu layak dipilih, bahkan meski mereka tidak memiliki prestise setinggi Blue Mountain.

Kopi pertama kali ditanam di Jamaika pada abad ke-18, dan awalnya tidak tumbuh di daerah Blue Mountain. Nama Blue Mountain saat ini merujuk pada kopi yang ditanam di daerah tertentu di Jamaika yang berada pada wilayah yang tinggi. The Jamaican Coffee Board meregulasi semua nama dan jenis kopi yang tumbuh; sebutan Blue Mountain (ada beberapa) hanya diberikan bila kopi ditanam di daerah tertentu, pada ketinggian tertentu, dan ketika memenuhi standar kualitas tertentu. Daerah dan elevasi mungkin lebih penting daripada jenis biji kopi, dan biasanya kopi Jamaika berasal dari spesies kopi Arabika.

Sebutan Blue Mountain bisa membingungkan. Beberapa kopi yang dijual di luar Jamaika mungkin merupakan campuran dari Blue Mountain dan varietas kopi lainnya, dan mereka pada dasarnya harus dilabeli sebagai produk campuran. Ada juga beberapa jenis kopi yang dijual sebagai “jenis Blue Mountain” yang mungkin tidak mengandung kopi yang ditanam atau di-roasting di Jamaika, tetapi disebut demikian karena rasa yang menyerupai.

Seperti disebutkan di atas, ada jenis kopi Jamaika lain. High Mountain dapat merujuk pada kopi yang tumbuh pada wilayah tinggi yang tidak terletak di daerah Blue Mountain, atau yang berada di bawah ketinggian tertentu di wilayah biji Blue Mountain ditanam. Jenis kopi premium lain juga tumbuh di berbagai tempat di Jamaika.

Mengingat variasi jenis kopi Jamaika cukup signifikan, rasa dan harga bisa memiliki perbedaan besar. Dapat dikatakan bahwa sebagian besar jenis kopi memiliki rasa ringan dengan sedikit pahit dan dalam beberapa hal dapat dibandingan dengan kopi Kona. Kelembutan dan kehalusan, yang tidak mengorbankan rasa, dan rasa yang berkarakter manis, menjadi ciri khas dari kopi Jamaika.
[Read More...]


Tips Cara Membeli Kopi yang Masih Segar



Semua jenis kopi tidaklah sama. Jika Anda menyadari hal ini dan Anda ingin kopi yang masih segar, ada beberapa tips belanja yang dapat Anda terapkan untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat. Anda bisa mulai dengan mengenali kopi Anda.

Sumber pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah peritel kopi Anda. Tempat terbaik untuk membeli kopi segar adalah dari sebuah toko khusus kopi. Pelaku bisnis ini biasanya peduli tentang produk yang mereka jual, dan orang-orang yang bekerja di sana biasanya memiliki pengetahuan tentang produk tersebut.

Pembelian kopi dari sebuah toko khusus kopi meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan kopi yang paling cocok untuk Anda. Kemungkinan para staf bisa memberi informasi pada Anda tentang kopi. Anda harus belajar untuk menarik kesimpulan dari penampilan dan aroma kopi tertentu.

Selanjutnya, Anda harus mempertimbangkan sumber alami kopi. Ada banyak negara yang memproduksi biji kopi. Di negara-negara tersebut, kopi dapat diproduksi dari berbagai daerah. Faktor ini sangat mempengaruhi rasa kopi.

Ketika memilih kopi segar, penting untuk menentukan preferensi rasa Anda. Sebagai contoh, Anda mungkin menyukai kopi full body. Namun, jika Anda minum kopi full body yang sudah tua atau tidak disimpan dengan benar, Anda akan dapat merasakan perbedaan mencolok dengan kopi full body yang segar.

Perhatikan kapan kopi di-roasting. Anda akan mendapatkan rasa terbaik jika biji kopi di-roasting pada hari Anda membelinya. Hal ini jarang ditemui ketika Anda membeli kopi dari toko kelontong. Namun, bahkan kopi yang dibeli di toko kelontong harus memiliki tanggal roasting atau keterangan waktu penggunaan yang terbaik. Selalu pertimbangan hal ini.

Anda juga perlu mempertimbangkan cara biji kopi digiling. Ini berarti yang terbaik adalah membeli biji kopi utuh dan menggilingnya saat Anda akan menggunakannya. Jika Anda tidak dapat dan harus menggilingnya di pengecer, yang terbaik adalah hanya membeli kopi dalam jumlah cukup untuk beberapa hari.

Setelah Anda memilih kopi yang terbaik, Anda harus berhati-hati untuk dalam menjaga kesegaran kopi. Jauhkan kopi Anda dari hal-hal yang menyebabkan kualitasnya merosot, seperti kelembaban, udara, dan panas. Simpan kopi dalam kantong tertutup. Perlu diingat, kopi harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering.
[Read More...]


Berbagai Macam Varietas dan Asal Biji Kopi



Biji kopi adalah benih dari tanaman kopi, yang ditemukan di dalam buah kopi. Biji kopi kemudian diproses dan dijual untuk kemudian dapat diseduh menjadi minuman kopi.

Sebagian besar biji kopi berasal dari dua spesies kopi: Coffea arabica , dan Coffea robusta. Lebih dari tiga perempat dari yang dijual di dunia adalah Coffea arabica, sedangkan sebagian besar sisanya adalah robusta, yang juga dikenal sebagai Coffea canephora.

Spesies lainnya termasuk Coffea benghalensis atau kopi Bengal, Coffea congensis atau kopi Kongo, Coffea liberica atau kopi Liberia, Coffea stenophylla atau kopi Sierra Leonian, Coffea excelsia, jenis kopi Liberia lain, Coffea bonnieri, Coffea gallienii, dan Coffea mogeneti. Kebanyakan spesies ini sangat jarang atau tidak ada di pasar ekspor, dengan pengecualian dari dua kopi Liberia, yang dijual dalam jumlah terbatas di pasar gourmet.

Biji kopi jenis Arabika secara luas dianggap memiliki profil rasa terbaik, sedangkan Robusta terutama ditanam karena tahan banting dan memiliki kemampuan untuk berkembang di mana Arabika tidak bisa tumbuh. Meskipun begitu, dalam spesies Arabika ada banyak varietas yang berbeda, yang masing-masing menghasilkan biji dengan rasa dan karakteristik yang berbeda.

Kebanyakan varietas Arabika dinamai menurut negara atau wilayah di mana mereka banyak ditemukan, atau di mana mereka berasal. Beberapa negara, seperti Ethiopia, memiliki sejumlah varietas yang sangat berharga dan merujuk ke daerah yang lebih spesifik yang tumbuh di dalam negeri.

Amerika Selatan dan Tengah adalah produsen utama kopi, dan sejumlah varietas Arabika berasal dari negara-negara di wilayah ini. Kopi Kolombia mungkin yang paling terkenal, dan menyumbang lebih dari sepersepuluh dari seluruh pasokan kopi dunia. Kultivar utama termasuk Bourbon, Caturra, Maragogype, dan Typica. Dari Costa Rika datang Costa Rican Tarrazu, dinamai berdasarkan lembah San Marcos de Tarrazu. Guatemala menghasilkan Huehuetenango, dinamai merujuk pada kota di dataran tinggi pegunungan Cuchumatan. Brasil memberikan peminum kopi varietas Santos, dari bagian selatan-tengah negara.

Bahkan banyak varietas Arabika ditemukan di Afrika. Mungkin yang paling terkenal di antaranya adalah tiga varietas dari Ethiopia, tanah yang pertama kali mengakui nilai dari minuman kopi. Semua dari ketiga varietas, Harrar, Sidamo, dan Yirgacheffe, diberi nama berdasarkan daerah asal mereka, dan masing-masing memiliki karakteristik rasa yang sangat berbeda. Kenya juga terkenal karena kopinya, yang hanya disebut sebagai “Kenya”. Tanzania menghasilkan cukup banyak kopi, biasanya dijual sebagai Tanzania Peaberry, karena berfokus pada peaberrie. Uganda menghasilkan kopi Arabika, dari varietas Bugishu, meskipun sebagian besar kopi yang ditanam di Uganda adalah Robusta.

Di Indonesia, ada beberapa varietas Arabika yang dapat ditemukan. Java tak diragukan lagi merupakan yang paling terkenal, berasal dari nama pulau asalnya, dan sangat populer sehingga nama tersebut menjadi identik dengan kopi itu sendiri. Pulau Sumatera juga menyediakan dua varietas, yaitu Mandheling Sumatra dan Lintong Sumatra. Mandheling Sumatra sebenarnya tidak berasal dari wilayah Mandheling, tapi Lintong bersal dari kabupaten Kintong. Pulau Sulawesi juga menawarkan varietas biji kopi Arabika, yang dikenal sebagai Sulawesi Toraja Kalossi.

Selain itu, varietas Arabika ditemukan di pulau Hawaii. Kopi ini disebut Hawaiian Kona, dan tumbuh di lereng Gunung Hualalai. Di pulau Jamaika ditanam Jamaican Blue Mountain, yang tumbuh terutama di daerah Blue Mountain.
[Read More...]


Jenis-jenis Kopi



Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, dan memiliki berbagai jenis serta variasi. Banyak perbedaan kunci pada minuman yang dapat ditelusuri menurut dari mana asal biji kopi tersebut. Biji memperoleh karakter rasa berdasarkan jenis mereka, dan kemudian karena kondisi tanah tempat mereka tumbuh. Metode roasting biji kopi juga mempengaruhi hasil akhir, seperti halnya dengan teknik penyiapan dan penyeduhan. Ada berbagai jenis minuman kopi, mulai dari minuman standar hingga espresso atau french press yang lebih eksotis.

Jenis Biji Kopi
Sebagian besar kopi dunia berasal dari salah satu dari dua varietas biji kopi: Arabika atau Robusta. Sebagian besar biji kopi di pasar adalah Arabika. Biji ini biasanya memiliki tekstur halus, rasa yang konsisten, dan tumbuh sangat baik di berbagai iklim.

Biji kopi robusta lebih jarang digunakan, sebagian besar karena mereka cenderung memiliki rasa pahit dan lebih asam. Sebagian besar kopi robusta harus ditanam pada tanah yang telah diolah. Namun, dalam iklim dan lokasi yang tepat, biji kopi robusta dapat menghasilkan minuman dengan rasa dan konsistensi yang mengejutkan.

Perbedaan Geografis yang Signifikan
Rasa kopi biasanya lebih ditentukan oleh daerah penanaman kopi dibandingkan varietas mereka. Biji cenderung memperoleh karakteristik rasa berdasarkan letak geografi dan topografi mereka, dan karena alasan ini kopi sering dijual berdasarkan nama tempat mereka ditanam. Misalnya, varietas Ethiopia cenderung halus dan kadang-kadang beraroma harum, sedangkan biji dari Kenya biasanya berkarakter kuat, dengan rasa yang lebih tajam. Tanaman kopi yang tumbuh di daerah berbatu, tanah vulkanik yang umum di pulau-pulau Pasifik menghasilkan biji kopi yang sama sekali berbeda dari yang dibudidayakan di hutan hujan dan pegunungan Amerika Latin. Mereka tergantung pada sinar matahari, air, dan nutrisi tanah secara keseluruhan.

Teknik Roasting
Biji kopi biasanya tidak digunakan untuk membuat minuman ketika masih mentah. Untuk melepaskan rasa dan aroma, mereka harus di-roasting. Ada beberapa teknik dan proses berbeda yang dapat digunakan, masing-masing mengarah pada hasil yang sedikit berbeda.

Ketika pertama kali dipetik, biji dibungkus dalam buah merah. Lapisan eksterior harus dikupas untuk mendapatkan biji yang berwarna hijau. Sepanjang tahapan roasting, biji hijau berubah ke warna coklat muda, terkaramelisasi, kemudian menjadi coklat tua, yang sering dikenali sebagai “biji kopi”.

Roaster dapat mengontrol kekuatan dan rasa keseluruhan dengan menyesuaikan biji kopi terhadap tingkat panas dan durasi paparan. Metode yang digunakan juga dapat mempengaruhi produk akhir. Kebanyakan proses roasting dilakukan dalam pan di atas api terbuka, tetapi ada banyak variasi teknik termasuk diantaranya menggunakan mesin roasting dan oven khusus.

Opsi Pembelian
Ada beberapa ragam jenis biji kopi yang bisa dibeli. Beberapa toko khusus dan cafe akan menjual biji kopi utuh, biasanya sesaat setelah di-roasting – jenis kopi ini seringkali merupakan pilihan yang hemat, tetapi pelanggan tentunya harus menggiling biji kopi sendiri sebelum menggunakannya. Kopi bubuk lebih mudah ditemukan secara komersil, tetapi biasanya tidak segar. Beberapa roaster juga akan menggiling biji segar bila mendapat pesanan, tapi ini biasanya merupakan pilihan yang lebih mahal.

Konsumen juga bisa membeli kopi tanpa kafein, baik dalam bentuk utuh atau bubuk. Kopi tanpa kafein biasanya tidak memiliki rasa yang berbeda dari kopi biasa, tapi telah mengalami proses kimia untuk menghilangkan banyak senyawa kafein. Biji kopi ini biasanya masih mengandung sejumlah kafein, tetapi hanya dalam jumlah yang sangat rendah.

Cara Menyiapkan
Seperti halnya ada berbagai metode untuk menanam dan me-roasting biji kopi, ada pula berbagai cara untuk menyiapkan biji kopi menjadi minuman. Yang paling sederhana, metode yang paling tradisional adalah menyeduh bubuk kopi dengan air panas. Cara ini dapat dilakukan di atas kompor, tetapi lebih sering disiapkan dengan bantuan sebuah alat yang dikenal sebagai coffee drip. Yaitu dengan mengekspos bubuk kopi dengan air panas cukup lama sehingga mendapatkan kopi dengan rasa yang sedap. Ampas biasanya disaring sebelum disajikan.

Minuman kopi juga dibuat menggunakan french presss, dan kopi yang dihasilkan sedikit lebih kuat. Metode ini membutuhkan air mendidih yang dituangkan ke atas bubuk kopi, kemudian dibiarkan terekstrak beberapa saat. Alat  "press," biasanya memiliki filter halus, yang digunakan untuk mengisolasi ampas di bagian bawah wadah ketika kopi siap disajikan.

Espresso juga merupakan metode populer, terutama di Eropa. Air panas dan uap dipaksa dengan sangat cepat melalui bubuk kopi, biasanya kopi roasting gelap, menggunakan mesin espresso khusus. Yang menghasilkan minuman yang kuat, dan memiliki rasa terkonsentrasi.

Kopi Instan
Yang disebut "kopi instan" banyak tersedia di pasaran, dan tidak memerlukan alat untuk menyiapkannya. Kopi instan adalah kopi pra-seduh, dan secara khusus dirancang untuk larut dalam air panas. Kopi instan terbuat dari biji kopi, tetapi biasanya jauh lebih lemah dan memiliki citarasa yang berbeda dari kopi segar. Banyak karakteristik yang hilang dalam pengolahan, tapi kopi ini disukai oleh mereka yang sedang bepergian atau yang kurang suka berurusan dengan mekanisme pembuatan minuman kopi.

Bahan Tambahan
Ada banyak variasi minuman kopi. Menambahkan susu dan gula adalah hal yang umum, seperti juga kopi yang disajikan dalam keadaan dingin dengan tambahan es batu. Juga espresso, sering dipadukan dengan susu berbusa untuk membuat minuman khusus seperti latte, cappuchino dan macchiato.
[Read More...]






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...