Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Perdagangan Bebas VS Perdagangan Adil di Industri Kopi



Perdagangan bebas kopi adalah jual-beli kopi di dalam atau antar negara tanpa pembatasan dari pemerintah manapun. Istilah "perdagangan bebas" (free trade) sering dibicarakan dalam pembahasan mengenai "perdagangan adil" (fair trade) dan kedua istilah ini kadang-kadang keliru penggunaanya satu sama lain. Model perdagangan bebas memiliki para pendukung dan penentangnya.

Kopi yang diperdagangkan secara bebas tidak diberi batasan moneter seperti pajak atau tarif. Oleh karena itu, para pendukung perdagangan bebas bersikeras bahwa model ini memungkinkan untukmencapai biaya produksi lebih rendah pada produsen dan konsumen akhir. Hasil logisnya berupa harga kopi yang mungkin lebih rendah.

Namun, penentang perdagangan bebas kopi menyatakan bahwa produsen dan pihak manufaktur kopi tidak selalu adil. Meskipun biaya produksi menjadi lebih rendah, mereka masih dapat menetapkan harga berapapun yang mereka inginkan di pasar. Maka, para produsen akan menjadi satu-satunya kelompok yang mendapatkan keuntungan dari model perdagangan bebas. Tidak semua produsen dapat bertindak adil, mereka bisa menetapkan harga yang  menguntungkan bagi pihak mereka sendiri.

Alasan utama menentang perdagangan bebas kopi adalah bahwa, tanpa pembatasan dari pemerintah, produsen mungkin bebas memperlakukan buruh sesuka mereka. Kadang-kadang, ini diterjemahkan sebagai upah rendah dan kondisi kerja yang berbahaya, karena uang bisa jadi tidak diinvestasikan untuk kondisi kerja atau alat yang baik. Pekerja anak juga digunakan di beberapa tempat. Selanjutnya, efek negatif terhadap lingkungan mungkin terjadi karena kurangnya pengawasan dan peraturan pemerintah, meninggalkan lahan pertanian kopi yang hancur dan tidak lagi layak huni.

Di lain pihak, perdagangan yang adil (fair trade), mensyaratkan pekerja diberi upah yang menjamin mereka hidup dengan nyaman, dan tidak ada anak-anak yang digunakan sebagai tenaga kerja. Dalam perdagangan yang adil, buruh bahkan mungkin bisa mendapatkan bantuan medis. Perdagangan yang adil mencoba memproduksi kopi sedemikian rupa sehingga setidaknya memperkecil kemungkinan terjadinya kerusakan tanah di lahan pertanian kopi.

Kopi dari perdagangan bebas cenderung dijual dengan harga yang lebih rendah, sedangkan kopi dari perdagangan yang adil sering kali lebih mahal.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...