Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Mengenal Kopi Arabika



Istilah "Arabika" sering merujuk pada spesies tanaman kopi, yaitu Coffea arabica. Istilah ini juga dapat merujuk pada biji kopi yang dihasilkan oleh tanaman ini atau minuman dari biji tersebut. Nama ini berasal dari Semenanjung Arab, salah satu daerah tempat kopi pertama kali dibudidayakan. Jenis kopi ini adalah salah satu varietas kopi yang paling banyak diproduksi di dunia, dan umumnya memiliki keunggulan dalam hal rasa dan kualitas lainnya dibandingkan robusta.

Kopi arabika paling banyak tumbuh di Amerika Selatan, Asia, Afrika bagian timur, dan tentu saja, Semenanjung Arab. Negara Brasil merupakan top produsen kopi arabika, meskipun faktanya iklim Brasil kurang ideal untuk kopi ini. Tanaman kopi tumbuh subur bila ditanam pada ketinggian yang relatif tinggi di daerah beriklim sedang dengan banyak hujan. Tanaman arabika tumbuh subur khususnya bila ditanam dalam kondisi teduh moderat.

Tanaman kopi memunculkan bunga kecil berwarna putih sekitar tiga sampai empat tahun setelah ditanam. Bunga-bunga dari tanaman Arabika tidak membutuhkan sumber penyerbukan luar untuk menghasilkan buah, melainkan, mereka melakukan penyerbukan sendiri. Buah kopi mulai berkembang sekitar dua bulan setelah pembuahan terjadi. Biji kopi sebenarnya merupakan benih dalam buah kopi. Dibutuhkan sekitar delapan sampai sembilan bulan untuk memperoleh buah yang matang dari seukuran kepala peniti hijau ke buah merah tua, saat biji dapat dipanen, diproses, dan di-roasting.

Produksi biji kopi ini sering lebih mahal dan sulit dibandingkan produksi biji kopi robusta, yang berarti bahwa kopi itu sendiri akan cenderung lebih mahal. Tanaman Robusta tidak selalu membutuhkan tempat yang tinggi untuk budidaya dan dapat tumbuh di suhu hangat. Tanaman Arabika lebih rentan terhadap kerusakan akibat suhu dingin, cuaca buruk, dan hama. Penyakit yang mempengaruhi tanaman kopi juga lebih sedikit kemungkinannya untuk menyerang tanaman Robusta.

Alasan lain atas mahalnya harga kopi varietas arabika disebabkan karena peminum kopi kebanyakan setuju bahwa rasanya lebih baik. Seperti namanya, biji kopi robusta lebih kental, tapi rasa mereka kurang kompleks, lebih asam dan pahit. Kopi Arabika sering digambarkan sebagai kopi yang halus, lembut, atau kaya, dan cenderung mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan kopi yang diproduksi secara komersial lainnya. Biji Coffea arabica dapat ditemukan di banyak tempat terkenal, berupa gourmet kopi, seperti Sumatera, Kolombia, Guatemala, dan Jawa.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...