Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Berbagai Metode dan Alat untuk Membuat Kopi Tanpa Ampas (Kopi Saring)



Kopi tanpa ampas adalah setiap kopi yang diseduh dengan berbagai jenis filter sehingga ampas tidak bercampur dalam minuman. Mereka yang menikmati secangkir kopi bebas ampas dapat memilih metode drip, espresso shot, filter kopi ala India dan banyak lagi. Minuman kopi dibuat dengan tidak melalui proses penyaringan sebelum tahun 1800-an, yaitu berabad-abad setelah minum kopi populer di dunia Arab, sekitar tahun 1000 Masehi. Sampai saat itu, kopi disajikan dengan ampas kopi masih di dalam air.

Meskipun prinsip-prinsip dasar di balik penyaringan kopi belum banyak berubah, ada banyak peralatan dan metode untuk menyaring kopi, masing-masing menghasilkan variasi dan kekayaan rasa tersendiri.

Kebiasaan menyaring kopi dimulai sekitar tahun 1780 yang didorong oleh penemuan Mr Biggin coffeepot. Mr Biggin berbentuk seperti teko tinggi, memiliki ruang untuk menempatkan kain filter dan moncong di bagian bawah. Pada awal tahun 1800-an, para penemu di bidang kopi telah banyak memperbaiki kekurangan Mr Biggin, menawarkan filter kain sekali pakai untuk mencegah busuk yang terjadi akibat penggunaan berulang sebuah filter. Seiring waktu, filter kain digantikan sepenuhnya dengan filter kertas.

Namun, meskipun dengan banyak perbaikan, coffee maker ini tetap tidak sempurna dalam memisahkan ampas dari kopi, maka ditemukanlah penyeduhan cara vakum. Alat vakum memiliki dua wadah penampung air yang ditumpuk  satu sama lain. Air ditempatkan di wadah bawah di mana ia dipanaskan sampai mendidih. Tekanan panas memaksa air ke wadah atas, yang berisi bubuk kopi. Setelah panas turun, air secara alami menyaring kembali ke dalam wadah yang lebih rendah, sehingga wadah dipenuhi kopi bebas ampas.

Perkolator memanfaatkan teknologi vakum dan menggunakannya di perangkat yang jauh lebih kecil. Perkolator adalah pot vertikal dengan moncong di bagian atas. Air ditempatkan di dasar pot. Ketika perkolator tersebut dipanaskan, baik oleh kompor atau menggunakan listrik, air dipaksa menuju ruang minuman yang menampung bubuk kopi. Kopi yang dihasilkan mengalir kembali ke wadah bagian bawah, sedangkan ampas tetap di atas. Banyak perkolator yang memiliki jendela intip sehingga pengguna dapat mengukur kekuatan dan konsistensi kopi.

French press adalah alat lainnya, yang memiliki wadah bubuk kopi silinder dan sebuah plunger di dalamnya. Kopi dan air dimasukkan dalam wadah dan dipanaskan. Ketika plunger ditekan, air akan lolos ke sisi wadah, sedangkan ampas tetap terperangkap di bagian bawah pot. Metode ini merupakan salah satu cara sederhana namun efektif untuk membuat kopi tanpa ampas. Meskipun perangkat vakum telah banyak digunakan, french press masih digunakan oleh beberapa orang yang lebih suka kopi yang diseduh secara tradisional.

Dewasa ini, salah satu metode yang paling populer untuk membuat kopi tanpa ampas ialah dengan menggunakan drip coffee maker otomatis. Listrik memanaskan air, yang kemudian dituangkan melalui bubuk kopi yang ditempatkan dalam filter, air menekstrak kopi sembari merembes ke pot penampung. Jika filter disetting dengan benar, tidak akan ada ampas yang ikut masuk ke dalam pot. Drip coffee maker otomatis telah populer sejak diperkenalkan pada tahun 1970-an dan mereka telah menjadi alat dapur umum.

Seiring waktu, kopi espresso menjadi sangat populer dan mudah didapat sebagaimana kopi drip. Espresso dibuat dari infusi bubuk kopi halus. Bubuk kopi dikemas ke dalam wadah kecil, dan kemudian air panas bertekanan dipaksa melewatinya. Espresso sering kali jauh lebih gelap dan lebih kuat dibandingkan kopi drip kebanyakan. Espresso shot dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Sebagian orang meminum espresso secara langsung, sebagian lain mencampur dengan susu steam, cokelat, dan lain-lain.

Di India, banyak orang menikmati minum kopi saring India, yang menggunakan campuran chicory dan biji kopi gelap. Kopi disaring dengan menggunakan satu set gelas. Kopi dan chicory dikemas dalam salah satu gelas, sedangkan gelas lainnya ditempatkan di atasnya sebelum menambahkan air panas. Air menyatu dengan kopi dan chicory, dan perlahan-lahan berbuih dan menetes sehingga memisahkan minuman dari ampasnya. Chicory membantu kopi mempertahankan rasa dan kekuatan. Karenanya, Kopi saring India umumnya lebih kuat dibandingkan banyak metode penyaringan kopi ala barat. Kopi tanpa ampas jenis ini seringkali ditambahi susu.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...