Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Apakah Biji Kopi Arabika Itu?



Biji kopi arabika berasal dari tanaman yang disebut Coffea arabica, diketahui sebagai spesies kopi yang pertama kali dibudidayakan. Tanaman ini tumbuh di daerah barat daya Arab selama lebih dari 1.000 tahun, terutama di wilayah Yaman. Biji kopi Arabika mengambil porsi sekitar 75% sampai 80% dari jumlah total kopi yang diproduksi setiap tahun di seluruh dunia.

Kopi robusta adalah spesies kopi yang paling banyak tumbuh lainnya, dan berbeda dari biji kopi Arabika dalam hal rasa yang dianggap kurang diinginkan, dan kandungan kafein yang lebih tinggi. Biji kopi arabika menghasilkan produk dengan kandungan kafein yang lebih rendah daripada kopi spesies lain yang diproduksi secara komersial. Faktor lain yang membedakan antara kedua varietas populer tersebut adalah bahwa tanaman kopi arabika merupakan tanaman penyerbukan sendiri, dan Robusta merupakan tanaman penyerbukan silang.

Dalam hal waktu ditanam, tanaman kopi arabika matang sepenuhnya dalam waktu sekitar tujuh tahun. Tanaman ini tumbuh subur di iklim di mana hujan turun merata sepanjang tahun, dengan jumlah sekitar 40 sampai 59 inci (sekitar 1 m sampai 1,5 m). Coffea Arabica subur pada suhu sedang, sekitar 68 derajat Fahrenheit (20 derajat Celcius) dan dapat mentolerir dingin sesekali selama tidak turun di bawah titik beku. Ketinggian terbaik agar ia tumbuh subur adalah antara 4.265 kaki (1.300 m) dan 4.921 kaki (1.500 m).

Musim tanam untuk tanaman kopi arabika bervariasi dari daerah ke daerah lain. Di pulau Jawa yang dianggap memiliki iklim dan kondisi pertumbuhan sempurna, kopi arabika bisa ditanam dan dipanen sepanjang tahun. Dalam kondisi kurang murni, seperti di sebagian Brasil, ada musim tanam tertentu, dan tanaman hanya dapat dipanen selama musim dingin.

Sejarah kopi arabika bervariasi sesuai dengan sumber yang dikutip. Kebanyakan sejarah mendukung fakta bahwa Arab adalah tempat kelahiran perdagangan kopi komersial. Kisah yang sering diceritakan adalah legenda seorang gembala kambing bernama Kaldi yang menemukan kopi di semenanjung Arab setelah ia melihat kambingnya menjadi lebih energik setelah makan biji mentah dari tanaman kopi. Meskipun begitu, komunitas ilmiah telah melacak bahwa tanaman kopi berasal dari Kaffa, sekarang Ethiopia, sebuah negara di timur laut Afrika. Dilaporkan bahwa kopi diangkut dari sana ke Yaman, di mana ia kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Ada lebih dari 40 spesies dalam keluarga Coffea, dan mereka tumbuh di seluruh dunia. Dari spesies-spesies tersebut hanya dua jenis, Arabika dan Robusta, yang menghasilkan biji yang cocok untuk disangrai, diseduh dan dikonsumsi manusia. Dari dua jenis tersebut, biji kopi arabika dianggap sebagai raja kopi.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...