Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Mengukur Mutu, Aroma, dan Rasa Kopi Luwak



Usaha menghasilkan segelas kopi luwak bermutu adalah pekerjaan yang tidak semudah dibayangkan. Kopi yang cara mendapatkannya berbeda dengan kopi biasa ini membutuhkan penanganan khusus dan teliti dari mulai mengumpulkan, membersihkan, menyimpan, menyeleksi, hingga menyangrai. Biji-biji kopi terbaik dikumpulkan saat masih segar, lalu dibersihkan dan dijemur sampai kering untuk proses lanjutan.

Karena luwak hanya mencerna buah kopi sedangakan cangkang dan biji kopi dikeluarkan dalam bentuk feses sehabis fermentasi, maka biji kopi hasil luwak masih tersimpan utuh di dalam cangkang. Biji kopi ini perlu dikeluarkan dari cangkangnya satu per satu dengan jari tangan. Proses ini menyita banyak waktu. Untuk memproses 1 Kg kopi luwak dibutuhkan waktu sekitar lima jam.

Diperlukan penyortiran lanjutan untuk mengeluarkan biji kopi yang tidak memenuhi standar. Biji yang digigit kutu, berlubang, keropos, ada bintik hitamnya, terapung, dan asam dengan warna lebih pucat. Biji kopi juga harus bersih dari tanah, ranting, dan bebatuan. Tidak semua biji kopi pilihan luwak sempurna, luwak hanya akan memakan buah kopi yang matang, tetapi biji kopi belum tentu sesempurna buahnya.

Setelah semua barang asing dan biji kopi yang tidak memenuhi standar disingkirkan, maka biji kopi pilihan dijemur kering dengan sinar matahari sampai kandungan air mencapai 11 persen.

Setelah itu biji kopi luwak sudah bisa disimpan, siap dijual, atau untuk proses tahap lanjutan. Untuk menghasilkan kopi dengan aroma yang terbaik, diperlukan peralatan yang layak, keterampilan dan pengalaman tentang jenis kopi yang akan disangrai, termasuk kopi luwak.

Cara menilai citarasa kopi bisa dilakukan cupping test sesuai standar SCAA (Special Coffee Association of America). Praktiknya, sediakanlah lima buah cawan untuk satu macam sampel yang berisi 8,25 gr kopi per 150 ml liter air atau sebanding. Kemudian giling kopi diseduh dengan air pada suhu 93 derajat Celcius dan diamkan selama empat menit.

Cupping test dilaksanakan dengan beberapa variable, diantaranya aroma, rasa (flavor), setelah rasa (aftertaste), keasaman (acidicy), kekentalan (body), keserasian (uniform), keseimbangan setiap rasa (balance), kejanggalan rasa (clean up), manis (sweetness), dan keseluruhan sesuai pendapat pribadi (overall). Total nilai cupping test adalah 6,0-10. Untuk cupping test kopi luwak perlu ditambah satu item lagi dari standar kopi biasa, yaitu nilai eksotis.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...