Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Kopi Peru



Kopi yang tumbuh dan diproses di Peru pada umumnya memiliki sifat ringan, dan tingkat keasamannya lebih rendah dibandingkan mayoritas kopi yang berasal dari negara-negara tetangga, seperti Kolombia dan Brasil. Sebagain besar kopi Peru adalah kopi Arabika, yang sering ditanam di dataran tinggi dalam kondisi yang menguntungkan bagi tanaman untuk tumbuh. Peru adalah salah satu dari sepuluh negara penghasil kopi, dan pemimpin dalam mengekspor kopi organik.

Kopi Peru biasanya memiliki aroma dan rasa yang ringan sehingga menjadi pilihan populer untuk kopi blend atau kopi dengan rasa artifisial. Sifat ringan dari kopi yang diseduh memungkinkan perasa artifisial dan alami yang ditambahkan ke kopi Peru menghasilkan minuman yang tidak didominasi oleh aroma alami kopi. Biji kopi yang tumbuh di Peru menghasilkan minuman yang mirip dengan yang terbuat dari biji kopi Kolombia, meskipun tekstur kopi Peru tidak penuh seperti kopi Kolombia.

Kopi telah ditanam di Peru sejak abad ke-18, dengan sedikit perubahan dalam metode penanaman dan penjualan biji kopi yang terjadi sebelum abad ke-20. Mayoritas petani kopi Peru menggarap pertanian kecil sekitar 5 acre (2 hektar), sehingga hanya sedikit biji kopi yang diproduksi dan diproses sebelum dijual ke pembeli internasional. Di kota-kota kecil dekat dengan daerah utama penanaman kopi, Chanchamayo Valley dan Cuzco, petani mengangkut hasil tanaman mereka dalam karung untuk dijual di pasar kopi tak resmi. Pembeli kopi membeli hasil tanaman petani dan menggabungkan mereka sebelum diangkut ke pelabuhan untuk dijual di seluruh dunia.

Pada pertengahan abad ke-20 , petani kopi Peru mulai bersatu untuk membentuk koperasi guna menegosiasikan harga yang adil untuk biji kopi dan memotong perantara yang menjual kopi ke pembeli utama. Koperasi kopi juga memberikan pendidikan bagi petani tentang cara bertani dan mendapatkan sertifikasi untuk produk kopi organik. Dengan bantuan hibah dari organisasi Fair Trade, Peru telah menjadi produsen kopi organik terbesar di dunia.

Ada lebih dari 110.000 petani yang menanam kopi Peru, dan kopi merupakan ekspor pertanian tertinggi negara tersebut. Ekspor kopi mencapai sekitar 2 persen dari perekonomian nasional negara Amerika Selatan itu pada tahun 2011. Mayoritas kopi Peru ditanam menggunakan bibit Arabika kualitas tinggi, tumbuh dalam kondisi teduh di dataran tinggi, di sekitar 3.300 dan 5.900 kaki (1.000 dan 1.800 meter).






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...