Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Jumlah Kandungan Kafein dalam Secangkir Kopi



Jumlah kafein yang dikandung dalam secangkir kopi sebenarnya sangat bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor termasuk spesies tanaman yang dipanen, bagaimana biji kopi diproses, dan bagaimana kopi dibuat. Secangkir kopi reguler dapat mengandung antara 65 hingga 175 miligram kafein. Kopi yang lebih pekat, seperti espresso , dapat mengandung sekitar 50 miligram kafein dalam satu porsi, sedangkan kopi tanpa kafein mengandung sekitar 2 sampai 4 miligram kafein dalam satu porsi.

Variabel pertama yang menentukan berapa banyak kafein yang terkandung dalam kopi adalah jenis tanaman. Tanaman Coffea arabica, lebih disukai untuk produksi kopi karena bijinya cenderung memiliki rasa yang unggul, serta memiliki lebih sedikit kafein dibandingkan tanaman C. robusta. Kadang-kadang produsen membuat campuran dengan biji dari kedua spesies tersebut dengan tujuan menyeimbangkan rasa dengan keinginan untuk memperoleh lebih banyak kafein. Tanaman kopi juga menghasilkan berbagai tingkat kafein yang tergantung pada varietas, di mana tempatnya tumbuh, dan bagaimana mereka ditangani selama masa pertumbuhan.

Ketika biji kopi dipanen, mereka memiliki tingkat kafein yang berbeda, bukan hanya dari satu tanaman ke tanaman yang lain, tapi kadang-kadang pada tanaman yang sama. Jumlah kafein yang hadir dalam kopi juga ditentukan oleh bagaimana biji disimpan, ditangani, dan diproses. Selain secara eksplisit melalui proses decaffeinated dengan pengolahan kimia, biji juga bisa terkena panas, kelembaban , dan kondisi lainnya, yang semuanya berdampak pada kandungan kafein.

Baik menggunakan kopi bubuk atau biji yang digiling sendiri, cara seseorang dalam menyiapkan kopi memiliki dampak pada jumlah kafein yang hadir dalam setiap cangkir kopi. Menggunakan lebih banyak bubuk kopi akan meningkatkan kandungan kafein; begitu pula tingkat panas dan tekanan saat menyeduh kopi, kesemuanya mempengaruhi jumlah kandungan kafein dalam secangkir kopi. Espresso, misalnya, memiliki kandungan kafein yang tinggi karena mereka dibuat dari kopi padat yang mengalami panas dan tekanan tinggi, menyebabkan ekstraksi kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi drip atau kopi seduh reguler.

Beberapa penelitian telah dilakukan mengenai kandungan kafein rata-rata yang ditemukan di berbagai varietas kopi populer. Namun, banyak dari studi ini tidaklah sangat berguna bagi konsumen yang menyukai kafein, karena terlalu banyak variabel yang terlibat, mulai dari waktu pemanenam biji hingga bagaimana para peneliti menangani mereka ketika mereka melakukan percobaan. Orang-orang yang mencari lebih banyak kafein mungkin akan memilih kopi drip dan espresso. Kopi instan cenderung mengandung lebih sedikit kafein.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...