Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Hubungan Antara Kafein dan Jerawat



Ada beberapa kaitan potensial antara kafein dan jerawat, meskipun tepatnya hubungan mereka belum sepenuhnya dipahami. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membuat gejala jerawat menjadi lebih buruk. Dan tidak sepenuhnya dipahami bagaimana atau mengapa kafein menyebabkan kondisi kulit semakin memburuk. Para peneliti juga tidak tahu apakah gejala ini disebabkan oleh kafein itu sendiri atau sesuatu yang lain yang ditemukan dalam banyak makanan dan minuman berkafein.

Salah satu teori tentang bagaimana kafein dan jerawat berhubungan menyatakan bahwa kafein menyebabkan hati bekerja lebih lambat, yang mengarah ke penumpukan racun dan tumbuhnya jerawat. Kafein adalah obat perangsang dan semua zat disaring oleh hati untuk menyerap racun dan kotoran lainnya. Jika hal ini tidak dilakukan secara efektif, racun ini dapat meninggalkan tubuh melalui sistem lain, seperti melalui pori-pori pada wajah atau melalui kelenjar keringat. Ketika pori-pori macet karena bakteri dan racun, jerawat dapat terjadi.

Hubungan potensial lainnya antara kafein dan jerawat adalah kenyataan bahwa banyak makanan dan minuman yang mengandung kafein juga mengandung bahan-bahan yang dapat berkontribusi terhadap jerawat. Misalnya, cokelat dan minuman ringan biasanya mengandung banyak gula rafinasi, yang menurut beberapa studi telah dikaitkan dengan jerawat. Kopi juga sering dikonsumsi dengan gula. Beberapa orang mungkin juga merespon panas kopi dan teh dengan membasuh muka, membuat kondisi kulit tampak lebih buruk.

Banyak ahli percaya bahwa kafein tidak menyebabkan kondisi kulit berjerawat dan lainnya, tetapi mungkin memperburuk kondisinya. Mungkin juga ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, hormon juga dapat memicu jerawat, terutama pada wanita selama siklus menstruasi mereka. Dan pada waktu tersebut, banyak wanita yang mengkonsumsi lebih banyak kafein dan gula daripada waktu-waktu lainnya.

Individu yang berbeda mungkin memiliki pemicu yang berbeda untuk kondisi kulit mereka, tetapi hubungan antara kafein dan jerawat harus diperhatikan. Seseorang dapat menentukan apakah minum minuman atau makan makanan yang mengandung kafein berkontribusi terhadap jerawat dengan menghindari hal-hal tersebut dari menu makan selama beberapa minggu. Jika jerawat membaik, hal ini dapat menunjukkan keterhubungan. Dan juga, baiknya jika jerawat muncul, Anda mengamati makanan yang dimakan sebelumnya, apakah terjadi atau tidak selama waktu tertentu pada siklus menstruasi dibandingkan saat-saat lain.

Siapapun yang mengalami jerawat parah harus mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan berbagai pilihan pengobatan. Bagi banyak orang, mengubah kebiasaan makan tidak cukup untuk mengurangi gejala jerawat. Obat topikal atau oral mungkin diperlukan.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...