Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Efek Negatif Mengkonsumsi Gula



Gula memang tidak memberikan nutrisi pada tubuh, hanya kalori. Untuk alasan ini, gula dikenal sebagai makanan berkalori yang harus dikonsumsi pada porsi moderat. Masalahnya, banyak makanan dalam kemasan dan olahan saat ini mengandung pemanis dalam jumlah tinggi sehingga dapat menimbulkan efek gula yang berbahaya bagi tubuh.

Jika seseorang terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis, makanan yang rendah gizi, maka sangat mudah bagi mereka untuk tidak mendapatkan makanan yang cukup sehat dalam menu mereka. Kebiasaan mengkonsumsi banyak gula juga bisa berarti bahwa seseorang terbiasa untuk mengkonsumsi segala sesuatu yang manis, mereka sering menambahkan terlalu banyak gula pada makanan. Misalnya, gula biasanya ditambahkan ke pasta tomat, saus tomat dan kecap. Gula merupakan bahan yang biasa digunakan oleh produsen makanan dan biasa muncul pada dressing salad, selai kacang dan makanan lainnya. Gula dapat "tersembunyi" dalam berbagai kemasan, disiapkan dan diproses dengan mudah, sehingga banyak orang meremehkan berapa banyak makanan manis yang benar-benar mereka makan.

Selain gula tambahan dalam makanan, banyak orang yang juga mengkonsumsi makanan penutup, soda dan permen yang kebanyakan mengandung gula. Menurut pedoman United States Department of Agriculture (USDA), batas konsumsi gula harian seseorang, berdasarkan menu 2.000 kalori, harus sekitar 10 sendok teh (40 g). Tetapi studi USDA menunjukkan bahwa konsumsi orang Amerika rata-rata mendekati 20 sendok teh (80 gram) gula per hari. Seporsi soda setidaknya mengandung 10 sendok teh gula dan beberapa merek mengandung lebih banyak.

Penderita diabetes tidak dapat memproses gula dengan baik sehingga menyebabkan gula dalam darah mereka menjadi terlalu tinggi (hipoglikemia) atau terlalu rendah (hiperglikemia). Ayunan pola gula darah tinggi dan rendah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti kebutaan, kehilangan anggota tubuh dan koma. Tes toleransi glukosa, atau gula, diberikan ketika dokter menduga seorang pasien menderita diabetes. Dalam tes toleransi glukosa, kadar gula tubuh diuji setelah seseorang minum zat manis.

Konsumsi gula telah terbukti menyebabkan kerusakan gigi. Penting untuk dicatat bahwa makanan lain juga dapat membuat pembusukan gigi jika menyikat gigi dan kumur-kumur tidak dilakukan secara memadai. Makanan meninggalkan bakteri pada gigi yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Menyikat gigi dan kumur-kumur harus dilakukan setelah makan.

Makan terlalu banyak gula juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang dapat menyebabkan obesitas.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...