Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Cara Menghasilkan Kopi Luwak



Biji kopi yang dimakan luwak mengalami proses fermentasi sekitar 12 jam dalam lautan bermacam enzim di dalam lambung pencernaan luwak. Suhu di dalam lambung yang mencapai 26 derajat Celcius membantu proses fermentasi berlangsung secara sempurna. Biji-biji tersebut kemudian keluar bersama kotoran pada proses ekskresi. Biji kopi hasil ekskresi keluar dalam bentuk gumpalan memanjang bercampur lender. Gumpalan itu lalu dicuci bersih sehingga tersisa biji kopi yang masih utuh, yang selanjutnya dijemur kering di bawah matahari sehingga menjadi biji kopi luwak siap dimasak.

Pada musim kopi, seekor luwak dapat menghasilkan 0,75-1 kg buah kopi gelondong per hari. Ia tidak melihat warna, tetapi menggunakan daya penciuman yang tajam dan selalu mencari kopi pada malam hari. Dalam satu pohon kopi, hanya 1-2 butir buah yang dimakan. Dengan begitu, kopi yang diambil oleh luwak adalah kopi dengan nilai kematangan tertinggi, yang tentunya amat berpengaruh pada rasa kopi nantinya.

Hasil kopi luwak dari setiap ekor luwak adalah bervariasi, yaitu 200-600 gr kopi luwak basah per ekor. Kopi luwak basah ini kemudian dikumpulkan dan diproses dengan cara pengolahan basah (fully wash process) dan dikeringkan secara alami dengan pengeringan matahari (fully sun drying) secara khusus terpisah dari pengolah kopi regular sebagai jaminan otentitas dan kualitas kopi luwak dengan jutaan kenikmatan citarasa kopi luwak yang tidak tertandingi.

Memang tidak gampang dalam memelihara dan mengembangbiakkan binatang luwak tersebut. Namun dengan pengamatan maka Anda dapat memelihara dan mengembangbiakan luwak. Ingatlah bahwa berbeda dengan di penangkaran, lamanya kotoran luwak di tanah sampai dengan proses pengumpulan di alam bisa tak terkontrol sehingga risiko berjamur pun lebih tinggi. Akibatnya, muncullah taste jelek seperti earthy, mouldy, dan sting coffee.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...