Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Apakah Kafein Merupakan Obat Psikoaktif?



Meskipun kafein tidak diregulasi di sebagian besar negara di dunia dan mudah dikonsumsi setiap hari oleh orang-orang dari segala macam usia, banyak orang bertanya-tanya apakah layak untuk menyebut kafein sebagai obat psikoaktif. Kafein ditemukan dalam banyak makanan dan minuman, termasuk cokelat, teh, dan tentu saja kopi. Zat ini adalah stimulan dengan efek pada sistem otak dan saraf dan sifat adiktif juga. Dengan demikian, sangatlah tepat untuk memanggil kafein sebagai obat psikoaktif, meskipun tidak memiliki stigma sosial yang terkait dengan sebagian besar obat psikoaktif non-resep.

Kafein diproduksi oleh banyak tanaman di seluruh dunia, sebagai pestisida alami, yang dapat melumpuhkan atau membunuh berbagai jenis serangga. Penggunaan biji kopi sebagai stimulan adalah rahasia yang dijaga ketat di Ethiopia kuno, meskipun efek sama yang didapat dari teh sudah terkenal di China. Zat-zat ini menjadi penting dalam perdagangan internasional, mulai dari perdagangan di era eksplorasi dan setelahnya. Kedai kopi telah beroperasi di seluruh dunia sejak abad ke-17.

Soda berkafein seperti Coca-Cola menjadi populer di akhir abad ke-19. Pada saat itu, bahkan pemerintah AS berdebat apakah akan mengklasifikasikan kafein sebagai obat psikoaktif. Pengiriman Coca-Cola disita oleh pejabat pemerintah pada tahun 1911 di tengah kekhawatiran bahwa kafein sebagai obat psikoaktif.
Faktor lain yang membuktikan kafein merupakan obat psikoaktif adalah efeknya pada kepribadian dan perilaku. Selain efek stimulasi yang sangat terkenal, kafein juga dapat meningkatkan metabolisme dan denyut jantung, serta menyempitkan pembuluh darah di otak. Pengguna biasa dapat mengalami gejala penghentian ringan seperti sakit kepala dan mudah marah bila kafein tidak tersedia. Mereka yang tidak terbiasa dengan kafein dapat mengalami tremor, gugup dan peningkatan kebutuhan buang air kecil setelah mengkonsumsinya. Efek fisik dan mental ini juga ditemukan pada obat-obatan psikoaktif dan stimulan lain.

Apakah kafein obat psikoaktif? Setiap orang yang mengkonsumsi kafein setiap hari mungkin memiliki anggapan berbeda. Bahkan Muslim, Kristen, dan Yahudi taat yang menghindari minuman keras akan kesulitan untuk beraktifitas tanpa kopi harian mereka. Namun demikian, fakta-fakta sederhana menunjukkan bahwa kafein bukan hanya obat psikoaktif, tapi juga jenis obat yang paling banyak dikonsumsi di planet ini. Ini adalah keajaiban kecil, bahkan orang Ethiopia kuno ingin merahasiakannya untuk diri mereka sendiri.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...