Resep kopi dan informasi kopi: sejarah kopi, manfaat kopi, jenis kopi, kandungan kopi, pengolahan kopi, tanaman kopi, kopi robusta & kopi luwak. Juga informasi teh dan artikel teh.

COFFE MAKER memang belum umum di Indonesia, karenanya Anda perlu tahu, makanya --> CARI TAHU DI SINI

Hello coffee lover, welcome..

Hello coffee lover, welcome..

Apakah Intoleransi Kafein Itu?



Kafein adalah zat kimia yang sering ditemukan dalam berbagai minuman dan obat-obatan. Beberapa orang mengkonsumsi kafein dengan tidak mendapat masalah, tetapi yang lain memiliki kondisi yang disebut intoleransi kafein. Hal ini berbeda dari alergi kafein dan kemungkinan akan menyebabkan ketidaknyamanan daripada reaksi yang mengancam jiwa. Gejala fisik dan mental dapat terjadi secara intens pada orang dengan intoleransi kafein. Contohnya termasuk sakit perut, sakit kepala, kelelahan dan kecemasan yang tak dapat dijelaskan.

Kafein adalah zat kimia yang terjadi secara alamiah, dan ketika diisolasi dalam bentuk murni, berbentut sebagai bubuk kristal putih. Zat ini dianggap sebagai psikostimulan dan banyak digunakan di seluruh dunia. Kafein terbentuk secara alami di dalam cokelat, teh dan kopi, dan juga merupakan komponen tambahan bagi banyak minuman energi, cola, juga pil diet dan beberapa obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.

Intoleransi kafein terjadi pada sejumlah orang yang mengkonsumsi bahan kimia ini dalam jumlah berapa pun. Pada kondisi ini, tubuh sering kekurangan enzim yang diperlukan untuk mencerna kafein. Karenanya orang-orang dengan intoleransi tidak dapat menangani rangsangan dari bahan kimia tersebut. Bukannya mendongkrak energi dan meningkatkan kewaspadaan, pasokan kafein bagi sejumlah orang dengan intoleransi kafein dapat menyebabkan efek merugikan pada tubuh. Efek tersebut dapat berlangsung beberapa menit atau beberapa jam.

Orang dengan sensitivitas kafein mungkin merasa kelelahan segera setelah mengkonsumsi bahan kimia ini, sementara yang lain mungkin mengalami sakit perut sebelum kelelahan terjadi. Hal ini terjadi saat kafein bekerja dalam tubuh. Dering di telinga mungkin merupakan efek samping lain dari intoleransi kafein yang berhenti setelah tubuh merilis kafein tersebut.

Gejala tambahan intoleransi kafein termasuk diantaranya adalah sakit kepala, insomnia, perubahan suasana hati dan kecemasan,yang mungkin terjadi sebagai hasil dari ketergantungan kafein. Kafein adalah zat kimia yang mungkin menyebabkan kecanduan karena beroperasi dengan mekanisme yang sama seperti amfetamin, heroin dan kokain untuk merangsang otak. Efek kafein lebih ringan dibandingkan narkotika ilegal, tetapi memanipulasi saluran yang sama di otak.

Tidak seperti alergi kafein, intoleransi tidak menyebabkan reaksi anafilaksis seperti gatal-gatal, bengkak atau kesulitan bernapas. Alergi terjadi ketika tubuh keliru mengidentifikasi kafein dan menghasilkan antibodi untuk menyerangnya. Bila kafein dikonsumsi, histamine dan bahan kimia lainnya dilepaskan untuk memeranginya, menyebabkan terjadinya gejala fisik. Ini berbeda dari intoleransi, yang merupakan keadaan sulit mencerna kafein.

Orang-orang yang menduga bahwa mereka memiliki intoleransi kafein mungkin harus menghindari jenis makanan tertentu. Susu coklat, minuman ringan berkafein, kopi, minuman energi dan penghilang rasa sakit tertentu mungkin perlu dihapus dari menu makan mereka. Seorang dokter dapat merekomendasikan kira-kira berapa banyak kafein yang dapat dikonsumsi oleh seseorang yang menderita intoleransi kafein. Jika kafein harus benar-benar dihilangkan dari daftar menu makan seseorang, ada banyak minuman dan obat rendah atau bebas kafein yang tersedia di pasaran.






Page Views

Punya tempat minum kopi atau produk kopi favorit? Mari kita berbagi informasi pada pembaca yang lain di sini.
Return to top of page Copyright © 2012 | Rumah Kopi: "hello coffee lover, you are at home now."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...